Mengusahakan Kepastian Harapan

116
Kepastian Harapan
Photo by Andrew Neel on Unsplash

Ada sebuah keresahan yang sejenak terlintas dalam benak pikiran
Banyak keinginan yang datang tak berkesudahan
Namun apa mau dikata, mustahil rasanya untuk diwujudkan

Mendengar cerita kesuksesan orang lain, rasanya kok pengen ya kaya dia
Melihat pencapaian kerabat dekat, langsung terbenak dalam hati “kok dia bisa ya”
Mengetahui prestasi sahabat seperjuangan, tiba-tiba terucap dari lisan “hebat ya dia”
Mohon dimaklumi, yang namanya pikiran liar itu, pasti tercurahkan begitu saja

Bagaimana mau berkembang, kalau keinginanmu itu cuma berakhir di pikiran
Biarkan orang lain berkembang sesuai apa yang sudah ditakdirkan
Bukan tugasmu untuk mengurusi kehidupan orang lain
Boleh saja kamu iri dan termotivasi, tapi jangan sampai terus-terusan

Besok atau entah kapan, masa depanmu kamu yang menentukan
Sudahi halumu, bersihkan wajahmu, jangan lupa nikmati kopi paginya
Masa depan ada di tangan Tuhan, dan tugasmu adalah memastikannya
Karena tidak ada kesuksesan bagi seseorang, apabila orang itu tidak mau mengusahakannya

Penulis: Muhammad Ahsan Rasyid