Tim Medis PORSENI NU Siagakan 100 Ambulan, 45 Dokter, 125 Perawat dan 170 Relawan

110

Solo – Tim Medis Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama’ (PORSENI NU) telah menyiapkan 100 Ambulan, 45 Dokter, 125 Perawat dan 170 Relawan untuk bersiaga selama kegiatan dan pertandingan berlangsung (19/01/2023).

Hal tersebut persis dikatakan oleh Koordinator tim kesehatan PORSENI NU dr Syifa’ Mustika. Dirinya mengatakan persiapan dimulai jauh sebelum PORSENI NU dimulai dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak, menjelang Hari H dan saat Hari H kedatangan Tim hingga kini saat pertandingan.

“Kami juga menyiapkan pelayanan kesehatan di Embarkasi Donohudan Klinik 24 jam, yang bisa diakses kapanpun oleh atlet atau siapa saja,” tuturnya.

Tak hanya Klinik 24 Jam yang ada di Embarkasi, pos siaga kesehatan juga ditempatkan beberapa titik penginapan kontingen yaitu di Mahad UIN dan ponpes almuayad.

“Namun untuk dua tempat ini tidak 24 jam hanya jam pukul 15.00 – 22.00 saja. Diluar itu jika Ada Masalah kesehatan bisa Ke Klinik Donohudan atau RS terdekat,” tambahnya.

Untuk ambulan, ia menuturkan siap berjaga 24 jam di klinik dan selama pertandingan berlangsung.

Tim Medis PORSENI NU juga di support oleh dua Rumah Sakit rujukan yaitu RS Moewardi dan RS Pandan Arang Solo.

“Semua ini merupakan kerja bareng dari berbagai pihak baik panitia PORSENI NU dan pihak pihak terkait,” ujarnya saat diwawancarai di Klinik Embarkasih Donohundan Solo, (18/01/2023)

Salah satau pasein yang ditemui, Arikha Masruroh yang juga atlet voli kontingen Banten mengapresiasi kinerja tim medis PORSENI NU yang ramah dan sigap menangani pasien.

“Penangananya baik, obatnya juga lengkap-lengkap jadi ngga khawatir kalau kenapa-kenapa,” tuturnya.

dr Syifa berharap kepada atlet untuk  saling menjaga sportifitas saat bermain dan pertimbangkan safety.

“Ingat ini hanya Permainan tidak boleh emosional yang akan bwrdampak pada cidera. Porseni harus fun dan menjadi momen menjalin silaturahmi antar kontingen,” pungkasnya.