PBNU Bakal Gelar Porseni di Solo Bulan Januari 2023

118
PBNU Bakal Gelar Porseni di Solo Bulan Januari 2023
Photo by pan.porseninu

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah HM Muzamil mengatakan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bakal menggelar even nasional berupa Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Kota Solo.

“Porseni akan diikuti oleh kontingen utusan PWNU se-Indonesia jungan jumlah peserta sebanyak 5.046 orang,” ujarnya.

Hal itu disampaikan HM Muzamil usai mengikuti rapat koordinasi dengan jajaran PBNU yang dipimpin Wakil Ketua Ketua Umum PBNU KH Nusron Wahid bersama PCNU se-Soloraya, Rabu (9/11/2022) di Wisma Boga Sukoharjo.

Pihaknya berharap agar kepanitiaan dapat dibentuk dengan panitia pengarah dari PBNU dan panitia pelaksana dari PWNU Jateng dan PCNU se-Soloraya.

Dirinya menyampaikan terima kasih kepada PBNU yang telah mempercayakan kepada PWNU Jateng dan PCNU se-Soloraya sebagai tuan rumah Porseni dalam rangka memperingati satu abad NU.

“Kami berharap seluruh jajaran Pengurus dan warga NU se-Jateng khususnya Soloraya dapat Berkhidmah dengan baik menjalankan amanat dari PBNU ini,” ucapnya

Baca juga: Bahas Porseni NU, Nusron Temui Ganjar

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Sekretaris Jenderal KH Muhammad Faesal dan Ketua PWNU Jateng HM Muzamil telah menyepakati Ketua PCNU Wonogiri KH Mubarok sebagai ketua pelaksana.

“Ketua PCNU Boyolali KH Masruri dan Ketua PCNU Surakarta H Masyhuri sebagai Wakil Ketua. Ketua PCNU Sukoharjo KH Khomsun Sebagai Sekretaris dan Ketua PCNU Sragen H Sriyanto sebagai Wakil Sekretaris. Sedangkan Ketua PCNU Klaten KH Mujiburahman terpilih sebagai Bendahara dan Ketua PCNU Karanganyar KH Nuril Huda sebagai Wakil Bendahara,” terangnya.

Wakil ketua Umum PBNU H Nusron Wahid mengatakan, Porseni NU merupakan satu dari sembilan rangkaian kegiatan memperingati Satu Abad (100 tahun) NU yang puncaknya pada 7 Februari 2023.

“Kenapa Porseni NU kita adakan pada 14-21 Januari 2023, itu karena kita memepetkan dengan satu abad NU. Yaitu 16 Rajab 1444 Hijriah atau bertepatan 7 Februari 2023. Maka kita laksanakan tiga minggu sebelum puncak peringatan satu abad NU di Jakarta,” ujar Nusron Wahid usai bertemu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Solo, Rabu (9/11/2022).

Nusron menjelaskan, panitia Porseni NU sowan ke Wali Kota Solo untuk membangun komunikasi persiapan, meminta ijin pelaksanaan, sekaligus minta dukungan. “Kami minta bantuan karena ngerepotin beberapa hal, baik tenaga, pikiran maupun tempat dan saran pertandingan untuk olah raga maupun seninya,” ungkap Nusron.

Kenapa di Solo? Nusron menjelaskan pertama karena aksesnya gampang; Kedua, venuenya banyak; dan ketiga Solo berpengalaman dalam menggelar even-even besar. Nusron menyebut banyak even yang sukses digelar di Solo, seperti ParaGames, Mukhtamar Muhammadiyah, termasuk Harlah GP Ansor yang semuanya sukses terlaksana.

“Selain itu (warga) Solo ramah-ramah, makanannya enak tur (dan) murah-murah. Teman-teman dari daerah pasti semangat dan bergairah ke Solo,” ujar Nusron.

Baca juga: PBNU Dorong LP Ma’arif NU Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif

Nusron menjelaskan, ada lima cabang olahraga dan dua seni. Untuk olahraga yaitu sepak bola, bola voli, bulu tangkis, pencak silat, gerak jalan, dan jalan sehat. Sedangkan dua unsur seni adalah qiroatul kitab kuning, dan sholawat serta hafalan Al-Quran.

“Total ada 58 medali emas, 58 perak, dan ratusan medali perunggu. Kepesertaan itu berbasis provinsi,” papar Nusron Wahid.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyambut hangat dan antusias rencana pelaksanaan Porseni NU di Solo. Gibran juga memastikan Solo akan berusaha maksimal untuk menyukseskan agenda penting tersebut.

“Kita di Solo sangat terima kasih. Kegiatan Porseni NU akan kita support. Kita akan siapkan venue dengan baik, dan dinas-dinas terkait akan kita kerahkan untuk mendukung. Kita support semua untuk acara ini,” ujar Gibran.

Lebih jauh Gibran mengatakan, Solo berharap acara bergengsi Porseni NU berjalan lancar, karena even seperti ini bisa menjadi triger (pemicu, red) pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

“Multiplier Effect (efek berantai, red) kegiatan seperti Porseni NU akan sangat luas sekali. Mungkin kepada seluruh rakyat akan dirasakan,” pungkas Gibran.

Pengirim: Insan Al-Huda
Sumber : Jateng.nu.or.id