Inilah Jenis Makanan Sehat untuk Buka puasa

158
Ilustrasi: shutterstock

Sebulan dalam setahun, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa Ramadhan. Saat berpuasa seharian, tubuh kita tidak mendapatkan pasokan makanan apa pun. Karenanya, saat mulai makan pada waktu berbuka, sebaiknya pilihlah makanan-makanan yang sesuai untuk perut yang sedang dalam kondisi kosong.

Memilih makanan yang tepat saat berbuka akan membantu tubuh beradaptasi dengan makanan, selain juga mampu menyuplai energi yang dibutuhkan.

Berikut ini beberapa makanan yang baik dan sehat untuk berbuka puasa, sebagaimana keterangan dari Tim Navari dalam buku berjudul 1001 Makanan Sehat (2015: 77-79).

Kurma

Sudah sejak lama kurma terkenal sebagai makanan untuk berbuka puasa. Hal itu bukan tanpa alasan, karena kurma mengandung glukosa dan fruktosa, serta kalium yang sangat tinggi (hampir 64 persen lebih banyak dari pisang).

Selain itu, kurma juga mengandung serat larut yang sangat bagus untuk kesehatan. Bagi Anda yang sedang berdiet, kurma akan meningkatkan perasaan kenyang, sehingga Anda tak perlu khawatir akan makan berlebihan.

Madu Asli

Madu asli—yang tidak dicampur bahan lain—mengandung banyak phytochemical dan flavonoid yang bagus untuk meningkatkan kesehatan. Madu juga bisa menjadi sumber energi dan antibakteri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu adalah makanan alami yang memiliki kandungan antioksidan tertinggi di dunia. Mengonsumsi madu 1-2 sendok makan setiap hari saat berbuka dan sahur akan menjaga kebugaran Anda selama berpuasa.

Ikan

Mengkonsumsi ikan secara teratur akan memberikan efek positif pada kesehatan. Karenanya, ikan sangat bagus sebagai hidangan saat buka puasa. Kandungan EPA dan DHA pada ikan terbukti mampu memperbaiki fungsi otak, meningkatkan kesehatan jantung, serta mengurangi peradangan. Beberapa ikan yang baik untuk dikonsumsi adalah salmon, tuna, kod, dan nila.

Buah Ara

Selain kurma, buah ara juga baik untuk berbuka puasa. Buah ara mengandung banyak mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, dan kalium.

Selain itu, buah ara juga kaya serat yang bagus untuk pencernaan. Sebagai makanan alkali, buah ara mampu menyeimbangkan pH tubuh yang asam.

Minyak zaitun

Saat memasak untuk buka puasa, minyak zaitun lebih baik digunakan daripada jenis minyak lain. Meski banyak mengandung lemak, tetapi lemak yang terkandung di dalam minyak zaitun merupakan jenis lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, asam oleat, omega 3, dan omega 6. Minyak zaitun juga mengandung kolin dan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol.

Ada banyak manfaat minyak zaitun, antara lain mencegah pertumbuhan sel kanker, mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung, mengontrol tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol, mencegah pertumbuhan sel kanker. (ZID)