Eksibisi PORSENI NU Hadirkan Kapolri, Menteri Erick, Ganjar hingga Gibran

125
Sumber: Istimewa

Solo – Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI ) Nahdlatul Ulama Tingkat Nasional 2023 turut diramaikan oleh pertandingan antara pejabat melawan legenda bulu tangkis tanah air.

Para pejabat yang bertanding mulai dari Kapolri Sigit Listyo Prabowo, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.

Adapun legenda bulu tangkis yang ikut hadir dan bertanding yakni Liliyana Natsir (Butet), Tontowi Ahmad (Owi), Hariyanto Arbi, Joko Supriyanto, hingga Trikus Hariyanto.

Ketua PORSENI NU Nusron Wahid juga akan ikut dalam pertandingan bulu tangkis itu mengapresiasi kehadiran para pejabat dan mantan atlet yang bersedia meramaikan PORSENI NU di Solo ini.

“Kehadiran para pejabat hingga legenda bulu tangkis untuk ikut bertanding di PORSENI NU ini menandakan acara ini berjalan dengan sukses. Kami selaku panitia tentunya berterimakasih pada keterlibatan seluruh pihak,” kata Nusron, Jumat (20/1/2023).

Nusron mengatakan, pertandingan antara pejabat dan legenda bulu tangkis itu akan digelar pada Sabtu (21/1/2022) siang, sebelum seremoni penutupan digelar pada malam harinya.

“Ajang PORSENI NU yang merupakan rangkaian dari peringatan 1 Abad NU ini terbukti mendapatkan atensi sekaligus apresiasi dari berbagai kalangan. Ini sangaat membanggakan bagi kalangan santri,” ujar Nusron.

Berikut jadwal pertandingan pejabat dan legenda bulu tangkis di PORSENI NU:

1. Sigit Listyo Prabowo/Joko Supriyanto vs Ganjar Pranowo/Hariyanto Arbi

2. Eric Thohir/Bambang Supriyanto VS Gibran Rakabuming/Trikus Hariyanto

3. Saifullah Yusuf/Berry Anggriawan VS Basya Radyananda/Joko Supriyanto

4. Nusron Wahid/Berry Anggriawan VS Hariyanto Arbi/Trikus Hariyanto

5. Ario Bimo/Bambang Supriyanto VS Asrorun Niam/Joko Supriyanto

Adapun kegiatan PORSENI NU ini telah dibuka sejak Senin (16/1/2023) malam.

Dalam ajang ini, sebanyak 3643 putra putri madrasah dari tiap pengurus wilayah NU (PWNU) akan berkompetisi menjadi yang terbaik.

Para putra-putri NU yang berkompetisi terdiri dari usia 18-23 tahun, atau jenjang SMA sederajat hingga perguruan tinggi.

“Kegiatan ini mempertemukan solidaritas tiga unsur penting NU, yaitu santri, pelajar dan mahasiswa,” kata Nusron saat membuka acara

“Kegiatan ini adalah yang pertama kali dilaksanakan sejak satu abad Nahdlatul Ulama,” sambungnya.