Dirjen Pendis Buka Junior Coaching Academy NBA bagi Guru Madrasah

292
Dok. Pribadi

Jakarta (Pendis) – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, M Ali Ramdani membuka kegiatan tatap muka Junior Coaching Academy (JCA) National Basketball Association (NBA) untuk guru-guru Madrasah di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.

Ramdani, dalam hal ini Kementerian Agama, sangat mengapresiasi atas terpilihnya Provinsi DKI Jakarta menjadi piloting Project dalam kegiatan ini, dengan harapan bisa meraih prestasi dan menjadi contoh untuk Madrasah-Madrasah yang ada di Provinsi lain.
“Kegiatan ini akan memberikan manfaat dan aspek positif dalam menambah ilmu pengetahuan dan motivasi kepada kita semua,” ujar Ramdani di Jakarta, Selasa (3/05/2022).

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai program dalam memperkenalkan cara mengajarkan dasar-dasar bola basket menggunakan standar Jr. NBA dengan metode yang menyenangkan.

“Selain itu, program jr. NBA ini dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran anak-anak muda dan mengatasi meningkatnya ketidakaktifan dengan mengintegrasikan bola basket kedalam kurikulum pendidikan jasmani lokal,” jelasnya.

Ramdani menerangkan, kegiatan sebagai upaya membantu menumbuhkan dan meningkatkan pengalaman basket untuk pemain, pelatih dan orangtua, menanamkan nilai-nilai inti Jr. NBA tentang sportifitas (Sportsmanship), kerjasama tim (Teamwork), sikap positif (Attitude), dan respek (Respect) (S.T.A.R.).

“Sambil mengajarkan pentingnya gaya hidup sehat dan aktif,” tandasnya.

Ramdani berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan potensi basket anak-anak dan membuat anak-anak lebih sehat juga bisa memberi dampak positif bagi anak-anak serta dunia bola basket Madrasah secara keseluruhan.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan potensi basket dan membuat anak-anak madrasah lebih sehat,” harapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Cecep Khairul Anwar melaporkan kegiatan ini diselenggarakan dalam meningkatkan pembibitan dan pembinaan prestasi bola basket secara sistematis dan komprehensif melalui lembaga-lembaga pendidikan.

Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta sebagai pusat pembinaan telah melakukan kerjasama dengan NBA Asia sejak Tahun 2018 sampai 2021 bersama Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
“Dan tahun ini merupakan tahun pertama dilakukan kerjasama secara khusus antara NBA Asia dengan Madrasah yang ada di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan program kegiatan Pelatihan Junior Coaching Academy (JCA) NBA,” terangnya.

Adapun tujuan kegiatan ini, lanjut Cecep, sebagai wahana bagi siswa Madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang olahraga Basket sehingga dapat menumbuhkan dan mencintai olahraga Basket.

Memotivasi siswa madrasah agar selalu meningkatkan sportifitas, dan miningkatkan kemampuan emosional, dan spriritual berdasarkan nilai-nilai agama.

“Kemudian, dapat menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat dikalangan Madrasah dan memberikan kesempatan yang sama bagi siswa madrasah dalam belajar, berkreatifitas dan berprestasi,” jelasnya.

Kegiatan ini akan dilakukan beberapa tahap, diantaranya :
1.    Pelatihan Kurikulum Akademi Pelatih Jr.NBA tatap muka tanggal 31 Mei 2022;
2.    Pelatihan Khusus dan Pendampingan di madrasah negeri dan swasta mulai dari tingkat MI, MTS dan MA sebanyak 100 Madrasah (estimasi pelaksanaan bulan Juli 2022);
3.    Kompetisi pertandingan bola basket antar Madrasah yang pesertanya adalah madrasah yang diberi pelatihan dan pendampingan (bulan November/Desember 2022).

Peserta kegiatan ini adalah guru olahraga dan perwakilan siswa/siswi MI, MTs dan MA Negeri dan yang berada di lingkungan Kanwil Kantor Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta berjumlah 810 orang yang terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah : 350 orang, Madrasah Tsanawiyah : 200 orang, Madrasah Aliyah : 150 orang dan Siswa MAN : 110 orang.

Bertempat di GOR Bulungan Jakarta Selatan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Vice President Marketing Partnerships of NBA Asia dan Coaches of NBA.

Yuyun Wulandari
Pranata Humas Ditjen Pendis