7 Tempat Wisata di Jalur Pantura Ini Cocok untuk Singgah Pemudik

381

Mudik adalah tradisi pulang kampung yang terjadi setiap jelang Hari Raya Idul Fitri. Biasanya mudik berlangsung sekitar satu pekan menjelang lebaran.

Wilayah Jakarta dan sekitarnya selama menjadi pusat perantauan untuk mengais rezeki, sehingga tidak heran apabila banyak pemudik yang berangkat dari Jakarta menuju berbagai daerah,  di antaranya Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Perjalanan mudik tidak sebentar, sehingga bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi bisa memanfaatkan momen mudik ini untuk berwisata sambil melepas lelah selama perjalanan melintasi jalur pantura (pantai utara) pulau Jawa.

Nah, berikut ini 7 tempat wisata populer yang cocok dikunjungi oleh para pemudik yang melintasi jalur pantura.

1. Keraton di Cirebon

Ada dua keraton yang bisa dikunjungi, yaitu Keraton Kasapuhan hingga Kanoman. Tempat wisata Jawa Barat ini merupakan pusat edukasi sejarah yang cocok untuk yang masih pelajar atau mahasiswa. Apalagi tempatnya sendiri sangat tepat untuk digunakan beristirahat untuk sekadar melepas lelah selama mudik. Untuk perjalanannya sendiri kurang lebih 4 jam dari Jakarta.

2. Kampung Batik Trusmi, Cirebon

Tempat wisata Jawa Barat satu ini bisa diakses dengan mudah. Terletak sekitar 4 km dari jantung kota Cirebon. Kampung ini juga kurang lebih memiliki 1.000 pengrajin yang tergabung di pusat kesenian batik. Di sini kita juga bisa sekalian beli baju baru baru untuk dipakai saat Idul Fitri.

3. Waduk Malahayu, Brebes

Waduk Malahayu berlokasi di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Waduk ini menawarkan panorama alam berupa pegunungan dan perbukitan. Tak jarang banyak wisatawan yang memanfaatkannya sebagai tempat berkemah. Fasilitasnya pun cukup memadai, tersedia tempat parkir, kamar mandi, warung makan, tempat beristirahat, dan sebagainya.

4. Museum Bahari, Pekalongan

Museum ini berlokasi di Jalan W.R. Supratman, Panjang Wetan, Pekalongan Utara. Ada beragam jenis ikan yang bisa kamu lihat, seperti belut laut, lele albino, piranha, hingga aligator.

5. Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu adalah bangunan perkantoran yang terletak di seberang Tugu Muda, Kota Semarang, yang dibangun tahun 1904 sebagai kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij. Jumlah pintu di bangunan ini sangat banyak hingga masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Lawang Sewu (Pintu Seribu).

6. Masjid Menara, Kudus

Nama Masjid Menara Kudus adalah Masjid al-Aqsa. Masjid ini dibangun oleh Sunan Kudus sekitar tahun 1537 M. Salah satu keistimewaan Masjid Menara Kudus adalah menaranya yang merupakan hasil akulturasi kebudayaan Hindu, Jawa dan Islam. Selain melepas lelah perjalanan mudik, tempat ini cocok untuk wisata religi dan mencari oleh-oleh khas Kudus sebagai hidangan di Hari Raya nanti.

7. Air Terjun Nglirip Tuban

Untuk menuju ke tempat wisata Air Terjun Nglirip terbilang mudah karena berada di jalur alternatif. Letaknya di desa Mulyo Agung, kecamatan Singgahan. Pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan serta suara gemricik air dari air terjun yang menenangkan. Air terjun ini setinggi 25 meter yang mata airnya bersumber dari Hutan Kerawak. (MZN)