Prinsip-Prinsip Perkembangan Anak Menurut Psikologi Pendidikan

2067
Ilustrasi: Edulogy

Dalam psikologi dikenal dengan istilah “pertumbuhan” dan “perkembangan”. Kedua istilah ini tidaklah sama, nama ada perbedaan yang sangat mendasar. Tidak jika keduanya sering terjadi pemahaman yang tumpang tindih.

Maka, perlu dipahami bahwa pertumbuhan (growth) merupakan perubahan progresif ke arah kematangan/kedewasaan yang lebih bersifat kuantitatif; pertumbuhan berarti tahapan peningkatan sesuatu dalam aspek jumlah, ukuran dan arti pentingnya.

Sedangkan perkembangan (development) adalah perubahan progresif ke arah kematangan/kedewasaan yang lebih bersifat kualitatif. Pertumbuhan dapat berarti sebuah tahapan perkembangan (Mc. Leod, 1989 dalam Syah, 1995).

Dalam konteks ini, perkembangan manusia memiliki prinsip-prinsip yang berbeda dengan prinsip pertumbuhan. Menurut Fadhilah Suralaga dalam buku Psikologi Pendidikan: Implikasi dalam Pembelajaran (2021: 19-20), proses perkembangan manusia adalah sesuatu hal yang kompleks, tetapi ada beberapa prinsip umum yang bisa diaplikasikan pada semua anak dan semua bentuk perkembangan.

1. Learning contributes to development

Belajar berkaitan dengan peningkatan pemahaman, peningkatan kemampuan atau keterampilan. Contoh: siswa yang belajar berhitung sederhana, dan kemudian mengaplikasikannya dalam mengerjakan soal-soal yang berbeda-beda bentuknya seperti berhitung menurun, soal cerita, dan lain-lain, maka kemampuan berhitungnya akan semakin berkembang.

2. Experience enhances development

Pengalaman dapat memperkuat perkembangan, misalnya anak-anak yang mempunyai orang tua yang mempunyai kebiasaan membaca dan berdiskusi dengan anak-anak akan memberi manfaat pada anak ketika belajar di sekolah. Contoh lain, anak yang mengeksplorasikan diri dalam musik, olahraga, atau kegiatan-kegiatan sosial lebih kapabel dibanding anak-anak yang tidak pernah mengalaminya.

3. Social interaction is essential for development

Interaksi sosial akan memberikan kesempatan pada anak untuk belajar berbagi, dan membandingkan pengetahuan dan keterampilan dengan anak-anak yang lain.

4. Development strongly depends on language

Dalam hal ini bahasa merupakan media dalam berpikir, berbagi ide dan pengalaman sosial.

5. Development is continuous and relatively orderly

Kemampuan yang individu miliki diperoleh secara bertahap dan berkesinambungan, tidak sekonyong-konyong melompat dari satu kemampuan ke kemampuan yang lain.

6. Individuals develop at different rates

Individu berkembang pada rentangan yang berbeda-beda; mungkin ada anak yang bisa mencapai suatu kemampuan tertentu lebih cepat (seperti berbicara, berjalan) lebih cepat atau lebih lambat dari teman seusianya.

7. Development is influenced by maturation, genetically controlled, age-related changes in individuals

Perkembangan dipengaruhi oleh kematangan, genetik dan terkait dengan usia individu. Secara umum, seorang anak yang berusia 10 tahun akan berlari lebih cepat dibandingkan
ketika dia berumur lima tahun. Misalnya, anak kelas satu SD tidak mempunyai kemampuan memecahkan masalah sebaik anak kelas tujuh.

Demikian penjelasan tentang prinsip perkembangan dalam perspektif psikologi pendidikan. (MZN)