Digital Lifestyle Dan Revolusi Industri

484
Digital Lifestyle dan Revolusi Industri
Photo by Eugene Zhyvchik on Unsplash

Hampir semua aspek kehidupan ada digenggaman tangan. Di masa revolusi industri teknologi sudah menjadi kebutuhan primer bagi setiap manusia. Kalau pada zaman dahulu bahwa kita ketahui kebutuhan primer manusia adalah sandang, pangan dan papan maka pada masa revolusi industri teknologi menjadi tambahan dari kebutuhan pokok manusia.

Hal tersebut diperkuat dengan sifat dinamisnya ilmu pengetahuan. Pertumbuhan ilmu pengetahuan tidak dapat dibatasi semakin berganti zaman, ilmu pengetahuan mengalami perkembangan yang pesat dan signifikan. Itulah yang membuat teknologi menjadi salah satu dari kebutuhan pokok manusia.

Dunia di Genggaman Tangan

Bagi masyarakat urban gaya hidup digital (digital lifestyle) menjadi sebuah kebutuhan. Tanpa sadar manusia menjadi ketergantungan dengan teknologi. Semuanya seakan-akan menjadi lebih praktis, mulai dari kebiasaan makan atau berbelanja, kebiasaan membaca, transportasi, bekerja, hingga kebiasaan belajar pun semuanya beralih ke hal yang lebih praktis. Hanya dengan mengandalkan gadget yang dimiliki kita sudah bisa memperoleh apa saja yang diinginkan.

Digital memudahkan masyarakat urban untuk beraktivitas di dalam maupun di luar rumah, dengan canggihnya teknologi seluruh pekerjaan menjadi lebih praktis dan lebih cepat. Seperti ungkapan Bill Gates, pesatnya perkembangan teknologi digital lifestyle akan menjadi style dunia dalam beberapa dekade kedepan.

Baca juga: The Social Dilemma: Kisah Tersembunyi di Balik Media Sosial

Gaya hidup digital mampu membuat manusia menghasilkan produktivitas maksimal, lebih hemat, menjadi up to date, menjadi lebih pintar dan lebih praktis. Saat ini hanya melalui perangkat digital mulai dari transaksi barang secara online, memanfaatkan transportasi online, belajar online, atau update berita terkini hanya dengan jaringan internet masyarakat lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Hal tersebut membuktikan bahwa dunia kini sudah beralih ke digital lifestyle termasuk juga Indonesia.

Artificial Intelligence Bagi Media Sosial

Digital saat ini bisa dikatakan memiliki kecerdasan layaknya manusia.  Algoritma Artificial Intelligence atau dalam bahasa Indonesia adalah sebuah sistem kecerdasan buatan merupakan sistem yang diciptakan untuk dapat membantu pekerjaan manusia. Kecerdasan ini yang menjadikan digital mampu beradaptasi sangat cepat dan mampu diterima di masyarakat.

Peran artificial intelligence (AI) sangat berperan penting membantu masyarakat, bahkan tanpa kita sadari sering memanfaatkannya berulangkali. Misalnya dalam kegiatan sehari-hari, yaitu:

  1. Sebagai Penunjuk Arah (Maps)

Pengguna  google maps tentu banyak sekali. Apalagi dengan adanya aplikasi Gojek, Grab dan lain sebagainya merupakan perusahaan teknologi yang melayani jasa angkutan atau transportasi yang sangat memanfaatkan google maps. Adanya AI kita dapat mengetahui rute jalur tercepat yang ingin kita lalui. Tentu hal tersebut dengan bantuan AI.

AI akan menganalisis keadaan lapangan dan memberikan rekomendasi jalur berdasarkan data yang berisikan, mulai dari jarak, kondisi lalu lintas, dan data perjalanan sebelumnya.

2. Platform Media Sosial

Di masa saat ini berbagai platform media sosial seperti Youtube, Instagram, Facebook, Twitter, dan sebagainya merupakan platform yang ramai dikunjungi.  Ketika kita membuka salah satu platform ingin mencari berbagai konten terbaru atau trend yang sedang hangat.

Misal, Youtube sebagai platform streaming video atau musik. Youtobe akan merekomendasikan beberapa konten terbaru dan konten sesuai dengan riwayat atau rekaman jejak yang sudah kamu lihat sebelunya. Rekomendasi konten tersebut tentunya merupakan hasil dari sistem AI.

3. Asisten Virtual

Kecanggihan gadget memberikan keleluasaan penggunanya untuk mengakses dan memanfaatkan smartphonenya. Asisten virtual atau google SIRI memudahkan kita untuk melakukan pekerjaan dengan perintah suara.

Dilansir pada Kumparan.com, peran AI sebagai asisten juga dapat menjadi layaknya Jervis pada film Iron Man. Salah satu contohnya  CEO Facebook, Mark Zuckerberg dapat mengatur seluruh aktivitas rumahnya dengan mudah seperti, mengenali tamu di depan pintu, membuka gerbang, memutar film atau music, hingga menjawab pertanyaan layaknya manusa. Sungguh hebat bukan!?

Hal tersebut merupkan salah satu dari peran dan kemutakhiran teknologi dengan bantuan artificial intelligence (AI) dan masih banyak lagi contoh lainnya yang dapat kita temukan di kehidupan sehari-hari. Dengan bantuan AI tersebut membuktikan bahwa digital lifestyle sudah berperan penting dalam perkembangan zaman teknologi.

Penulis: Naufal Imam Hidayatullah