Cara Pengembangan Diri (2): Menulis Skenario Hidup

163

Skenario tentang hidup kita pada saat ini masih dalam proses penulisan. Penulisnya adalah kita sendiri. Marilah kita menulis apa saja yang kita inginkan.

Tentu saja kita akan berjumpa dengan berbagai tantangan. Jika kita tidak pernah memiliki sesuatu untuk ditaklukkan, bagaimana mungkin kita akan bisa berkembang?

Bayangkan, saat ini kita diminta untuk menulis pidato pada waktu kematian kita. Apakah kita puas dengan pekerjaan-pekerjaan yang pernah kita buat? Jika tidak puas ingatlah bahwa hidup ini belum berakhir. Hari ini hanyalah satu titik dari keseluruhan hidup kita.

Kita masih dapat mulai lagi. Kita masih memiliki kesempatan untuk menjadi diri yang terbaik. Kesalahan-kesalahan kita bisa diluruskan, bahkan dihapuskan.

Kita belum terlambat. Tidak pernah! Mari kita pegang urat nadi kita dan kita rasakan. Kita masih hidup bukan? Berterima kasih lah pada Tuhan atas tantangan-tantangan yang dianugerahkan pada kita. Jangan berhenti. Maju terus setapak demi setapak! (MZN)

 

*Disarikan dari buku McGaw Mary Martha yang berjudul 60 Cara Pengembangan Diri (judul asli: 60 Ways to Let Yourself Grow), Yogyakarta: Kanisius, 1987.