Akselerasi Madrasah Menjadi The School of Tomorrow

397
Madrasah
Istimewa

Ketika peta human capital berubah, profesi masa depan bahkan belum diketahui, maka bagaimana seharusnya madrasah menjawab tantangan ini, mampukah madrasah menjadi school of tomorrow, sekolah masa depan bagi generasi Islam dengan tantangan zaman yang ada.

Untuk menjawab hal tersebut akan sangat angkuh jika kita percayakan kepada satu pihak saja. Oleh karenanya butuh framework khusus dalam rangka melibatkan seluruh stakeholder dalam menemukan jawabannya. Selain itu, melibatkan seluruh pihak berarti memberikan ruang kepada seluruh insan madrasah untuk meningkatkan scene of belonging terhadap institusi ini.

Dalam rangka adaptasi kepada perubahan yang ada, harus ada perubahan konten pendidikan madrasah. Setidaknya ada beberapa hal, pertama, Keterampilan sebagai masyarakat global. Keterampilan ini penting karena hari ini masyarakat dunia hasil berinteraksi di social media.

Kesadaran bahwa apa yang terjadi di belahan dunia tertentu, akan secara langsung diketahui oleh belahan dunia lain. Maka kesiapan keterampilan komunikasi harus dimiliki seluruh madrasah. Termasuk Bahasa asing merupakan keterampilan wajib sebagai bekal komunikasi tersebut.

Kedua, keterampilan teknologi. Ketika teknologi sudah menintervensi hamper diseluruh sector kehidupan, maka keterampilan ini wajib dimiliki. Untuk memastikan kwalitas lulusan madrasah relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, keterampilan teknologi wajib dimiliki baik sebagai pengguna maupun inovasi penciptaan produk.

Ketiga, keterampilan inovasi dan kreatifitas, Inovasi, fleksibilitas dan adaptasi terhadap perubahan telah menjadi pendorong utama pertumbuhan dan penciptaan nilai dalam Revolusi Industri Keempat. Dalam konteks ekonomi yang terus berubah, negara-negara yang dapat dengan cepat menghasilkan dan mengadopsi ide, proses, dan produk baru akan memiliki keunggulan kompetitif. Oleh karenanya madrasah harus mampi melengkapi keterampilan ini.

Baca juga: Mensintesakan Madrasah Sebagai School of Tomorrow

Pentingnya Inovasi Pedagogi

Keterampilan-keterampilan tersebut penting bagi lulusan-lulusan madrasah agar dapat diserap untuk kebutuhan masyarakat saat ini. Namun dalam melengkapi keterampilan-keterampilan tersebut, ada hal yang jauh lebih penting yaitu peningkatan pengalaman pembelajaran.

Jika kurikulum telah tersedia, target-target output pembelajaran telah disusun, namun konsep pembelajaran tidak diubah hasilnya kemungkinan tidak signifikan. Maka inovasi pedagogi menjadi penting, Pedagogi adalah kombinasi pendekatan pengajaran dan prinsip-prinsip pembelajaran yang menopang sistem pendidikan.

Beberapa referensi inovasi pedagogi pada literatur-literatur sebelumnya, menyebutkan ada beberapa indikator yang dipenuhi. Pertama, Playful/Ceria, meningkatkan pengalaman belajar bisa dilakukan dengan cara menciptakan kondisi pembejaran yang ceria, hal ini penting agar siswa merasa nyaman dan tertarik dengan maksud inti pelajaran yang ada.

Kedua, Experiential/Pengalaman, pendekatan yang mengintegrasikan konten ke dalam aplikasi dunia nyata. Pendekatan ini mencakup pembelajaran berbasis proyek dan berbasis inkuiri. Guru harus aktif memnuangkan pembelajaran dalam bentuk proyek nyata dan mengajukan sebuah hipotesa.

Ketiga, Computational/ Komputasi: pendekatan yang mendukung pemecahan masalah yang memungkinkan siswa memahami bagaimana komputer memecahkan masalah. Keempat, Multiliterasi: sebuah pendekatan yang berfokus pada keragaman dan berbagai cara di mana bahasa digunakan dan dibagikan dan menghubungkan pembelajaran dengan kesadaran budaya.

Tentu madrasah dengan usia yang semakin matang, berarti telah terbentuk budaya dan polanya tersendiri. Oleh karenanya yang tidak kalah penting lagi adalah menyerap ide-ide pedagogi dari pengalaman guru-guru madrasah yang selama ini telah mendedikasikan dirinya di institusi ini.

Tanpa mengakomodir pengalaman mereka akan sangat mustahil menemukan jawabannya. Sebagai gambaran penulis mengutip sebuah pendapat yang mungkin relevan dengan hal ini yang disampaikan oleh pendiri perusahaan roket komersial, SpaceX, Elon Musk yang berkata “Jika anak-anak kita bisa menyukai video game, maka seharusnya kita bisa menemukan cara agar anak-anak kita mencintai belajar”.

Wallahu A’lam.

Penulis: Hasyim Habibi
(M. Hasim Habibil M, M.B.A)
(Co-Founder & CEO AXAR School)