5 Tips Diet saat Puasa Ramadan agar Tetap Nyaman dan Sehat

208

Puasa adalah aktivitas ibadah yang dimulai sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari dengan menghindarkan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa, di antaranya yaitu meninggalkan makan dan minum.

Bagi orang tertentu, momen puasa khususnya di bulan Ramadhan adalah kesempatan untuk diet alias mengurangi berat badan. Akan tetapi, godaan puasa terutama saat berbuka seringkali sulit dihindarkan, sehingga bukannya diet justru malah ‘rakus’ yang berakibat pada kenaikan berat badan.

Nah, sebagaimana dikutip dari buku Panduan Diet Ala Rasulullah (2007: 72), berikut ini tips diet saat puasa Ramadhan agar aktivitas puasa lebih sempurna, lebih nyaman dan bermakna, sebagaimana anjuran dari Dr. Farouk Haffejee dalam jurnal Islamic Medical Association of South Africa:

1. Manfaatkan Kesempatan Ideal

Selama puasa, berat badan kita tak harus berubah, mungkin pola makan sedikit berpengaruh dengan timing puasa. Namun, jika memiliki bobot tubuh overweight, maka bulan Ramadhan adalah waktu yang ideal untuk menurunkan bobot tubuh.

2. Konsumsi Makanan Lunak dan Mudah Dicerna

Karena perut dibiarkan kosong selama beberapa jam, akan lebih baik jika mengkonsumsi makanan yang lunak dan mudah dicerna, termasuk makanan yang kaya serat saat sahur dibanding mengkonsumsi makanan keras. Makanan lunak akan bertahan lama di perut sampai delapan jam, sementara makanan keras hanya mampu bertahan sekitar tiga sampai empat jam.

3. Mengurangi Makanan Karbohidrat Kompleks

Makanan yang dicerna lambat oleh pencernaan menyebabkan kadar gula dalam tubuh naik secara perlahan, selain juga lebih banyak mengandung serat dan vitamin. Jenis makanan yang termasuk karbohidrat kompleks bisa kita dapatkan dari jenis biji-bijian seperti gandum, buncis, tepung kaya protein, beras, semolina (gandum yang banyak digunakan untuk membuat pasta), dan barley.

4. Alternatif Makanan Karbohidrat Simpleks

Sedangkan makanan yang cepat dicerna tubuh adalah makanan yang termasuk jenis karbohidrat simpleks yang merupakan karbohidrat yang cepat diserap tubuh, karena banyak mengandung glukosa dan siap diserap. Yang termasuk di dalamnya antara lain gula, susu, permen, dan cookies.

Makanan kaya serat terdiri dari gandum utuh, butir dan bibit yang berisi bekatul, sayur seperti buncis hijau, kacang polong, sumsum, bayam, daun umbi bit (kaya zat besi), buah-buahan yang bisa dimakan beserta kulitnya, buah-buahan kering terutama aprikot, ara, buah prem kering, dan kacang almon.

5. Komposisi Seimbang dan Kurangi Gorengan

Seperti halnya makanan yang kita konsumsi setiap hari, selama berpuasa usahakan tetap mengkonsumsi makanan dengan komposisi seimbang, karbohidrat, daging/ayam/ikan, roti/sereal, serta produk olahan susu. Batasi konsumsi makanan yang digoreng, karena makanan yang digoreng menyebabkan gangguan pencernaan, problem jantung, serta masalah berat badan.

Demikian tips diet saat puasa Ramadhan agar tubuh tetap sehat dan nyaman. Semoga bermanfaat. (MZN)