University of Pennsylvania: Dari Trump Sampai Pak Budiono

287
Pennsylvania
Dokumentasi Pribadi

Katanya sih Donald Trump alumni kampus ini. Itu berarti dia satu almamater dengan Wakil Presiden Indonesia ke-11, Pak Budiono. Yaitu di The Wharton School of the University of Pennsylvania. Yang kampusnya tidak jauh dari tempat tinggal saya dulu di Philadelphia.

Baca juga: Ziarah Kampus Hingga Ke Temple University (Part 2)

Sejarah Pendiri Kota

Bila berkisah lagi tentang kota Philadelphia, tak lengkap rasanya bila tidak menyebut sang pendiri kota, yaitu William Penn. Patung besarnya berdiri tegak menjulang tinggi di pucuk gedung balai kota di pusat kota. Sylvania adalah nama koloni yang diberikan kepada Penn oleh Raja Inggris untuk dikelolanya, yang kemudian menjadi nama negara bagian Pennsylvania.

Bila dari utara membentang jalan Broad Street yang membelah kota ke selatan, maka dari timur juga terbentang jalan ke barat. Jalan panjang itu adalah Market Street yang bersilang dengan Broad Street di balai kota.

Di jalan ini juga terentang jalur subway bernama Market-Frankford Line (MFL) yang lebih dikenal warga dengan Blue Line dengan ciri kursi keretanya berwarna biru. Berbeda dengan saudaranya yang dari utara ke selatan dikenal sebagai Orange Line.

Jika rel kereta Orange Line seluruhnya di bawah tanah, maka Blue Line ini sebagian relnya dibangun elevated, jalur layang. Seperti jalur MRT Jakarta begitu. Hanya yang melintasi pusat kota berada di bawah tanah.

Market Street yang terentang sepanjang 10 kilometer awalnya bernama High Street yang merupakan tipikal nama jalan protokol di kota-kota besar pada masa koloni Inggris pada masa itu. Sang pendiri kota, William Penn, memang merencanakan menggelar pasar regular sepanjang 30 meter di High Street itu. Yang kemudian secara resmi dinamakan Market Street pada tahun 1800.

Tempat-tempat Bersejarah

Dari timur, jalan ini bermula di dekat Penn’s Landing. Sesuai namanya, Penn’s landing adalah tempat pertama kali William Penn berlabuh di tepi Sungai Delaware. Bergeser beberapa blok ke barat dari sana, kita akan berpapasan dengan tempat historis dalam sejarah Amerika Serikat.

Yaitu Independence National Historical Park, sebuah lokasi beberapa tempat bersejarah seperti Liberty Bell, Independence Hall, dan National Constitution Center. Di sinilah Deklarasi Kemerdekaan Amerika ditulis dan ditandatangani.

Teman-teman bisa menyaksikan penampakan tempat bersejarah ini dari petualangan Nicolas Cage mencari kacamata tiga dimensi untuk membaca petunjuk tersembunyi di balik gulungan manuskrip deklarasi yang akan membawanya menuju lokasi harta karun Ksatria Templar. Lengkap dengan aksi kejar-kejaran dan tembak-menembak di film National Treasure jilid pertama.

Umumnya penataan kota-kota di Amerika Serikat berbentuk kotak-kotak. Jalan-jalan lurus saling bersilang berjejer baik dari timur ke barat maupun selatan ke utara sehingga kotak-kotak itu kita kenal dengan blok. Tiap blok berisi bangunan hunian. Luas blok bermacam-macam di berbagai kota. Umumnya sekitar 100 x 200 meter.

Di Philadelphia, jalan besar yang berjejer dari selatan ke utara memiliki nama yang beragam. Misalnya jalan Tasker, Morris, Lombard, dst yang semuanya melintang dari timur ke barat sejajar dengan Market Street.

Sedangkan yang melintang dari selatan ke utara sejajar dengan Broad Street dinamai urut angka. Angka terkecil dimulai dari timur berjejer ke barat. Broad Street sendiri secara urutan berada di jalan 14.

Sekilas tentang Universitas Pennsylvania

The Wharton School yang saya sebutkan di awal tadi, adalah bagian dari Universitas Pennsylvania. Ia semacam Fakultas Ekonomi Bisnis di sana. Maka tak heran Pak Budiono, putera Blitar yang sebelum menjadi wakil presiden merupakan Gubernur Bank Indonesia, kuliah di sana. Kalau Donald Trump kabarnya menyelesaikan S1 di sana, Pak Budiono menyelesaikan doktoralnya dan meraih Ph.D.

Universitas Pennsylvania berada di bagian barat dari pusat kota. Ia bergabung dengan kampus Drexel University dan University of the Sciences in Philadelphia di area yang dikenal dengan nama University City. Area ini sebenarnya termasuk dalam wilayah West Philadelphia.

Kalau menyebut kota Philadelphia bagian barat, dalam memori saya nyantol satu nama yang lahir dan tumbuh di sana, aktor ternama Will Smith. Warga kulit hitam di kota ini terkonsentrasi di bagian barat dan utara. Nah, Temple University yang saya ceritakan sebelumnya ada di wilayah utara. Dan ada satu nama juga yang sedang ngetop lahir dan tumbuh di utara, komedian mungil Kevin Hart.

Kembali ke University City, ia terletak di tepi sungai Schuylkill. Dari timur, ia berada mulai jalan 30 sampai jalan 52. Di jalan 30 itu terdapat stasiun kereta api utama kota yang sangat besar dan megah.

Dulu, ke kampus UPenn nama beken dari University of Pennsylvania saya cukup jalan kaki dari rumah yang kami tempati selama Ramadlan tahun 2014. Hanya 400 meter menyusuri jalan South dari jalan 26. Maka suatu sore di tahun itu, saya dan istri jalan-jalan menziarahi kampus swasta yang sangat bergengsi ini.

Keliling Sekitar Kampus

Ketika itu musim panas. Saya dan istri berkeliling seputar UPenn. Sangat rindang dan asri. Khas kampus-kampus besar di Amerika, banyak patung di sana sini. Terutama pendirinya, Benjamin Franklin, yang juga salah satu bapak pendiri Amerika Serikat.

UPenn adalah kampus tua. Berdiri pada 1740, yang pada bulan November ini berusia 280 tahun, ia termasuk dalam kampus Ivy League atau dikenal juga sebagai The Ancient Eight. Bersama Brown University, Columbia University, Cornell University, Dartmouth College, Harvard University, Princeton University, dan Yale University, kedelapan kampus ini terkenal memiliki kualitas akademik terbaik, sangat selektif menerima mahasiswa, dan elit secara sosial.

Maka tak heran UPenn menjadi magnet orang-orang untuk kuliah di sana, dari berbagai penjuru dunia. Termasuk orang kaya sekelas Warren Buffett adalah alumninya. Pendiri SpaceX dan pemimpin Tesla, yang disebut-sebut sebagai Tony Stark di dunia nyata: Elon Musk, juga pernah dapat dua gelar S1 di UPenn.

Pak Budiono sebagai alumni, ia dimasukkan dalam daftar 125 tokoh Wharton School yang berpengaruh tahun 2007. Belum lagi banyak CEO perusahaan-perusahaan yang masuk Fortune 500 karena kepemimpinannya yang berkualitas.

Dan tak lupa alumninya yang paling ngetop akhir-akhir ini karena enggak mau mengaku kalah dari Joe Biden dan menuduh pilpres curang, entah dari negara mana dia dapat inspirasi begitu. Presiden Amerika ke-45, Donald Trump, dengan kualitas kepemimpinannya yang yaaa… begitulah.

Penulis: Jamal Jufree Ahmad