Menjadi ASN; Zona Nyaman Atau Pengembangan Diri

191
photo by antaranews.com

Terhitung sejak tanggal 30 Juni 2021 − 26 Juli 2021, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) resmi membuka pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 setelah sebelumnya sempat tertunda akibat pandemi virus Covid-19. Tentu saja ini merupakan sebuah kabar baik bagi mereka yang sudah sekian lama menunggu kabar baik ini.

Antusiasme pendaftaran CPNS tahun ini terlihat cukup besar jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dikutip dari situs kumparan.com, sudah 2.202.467 pendaftar yang telah mengisi formulir pendaftaran dan sudah 1.108.219 telah mengirimkan formulir pendaftarannya. Cukup menarik ditelusuri alasan semakin tingginya antusias masyarakat untuk mendaftar seleksi CPNS.

Beberapa alasan yang sering kita jumpai terkait antusiasme masyarakat mendaftar seleksi CPNS diantaranya adalah faktor zona nyaman jaminan di hari tua dan bisa menjadi momen untuk mengembangkan potensi diri. Mari kita simak ulasannya berikut dibawah ini:

Ikut Seleksi CPNS Karena Faktor Zona Nyaman

Sudah menjadi sesuatu yang umum diketahui, menjadi seorang PNS atau yang sekarang disebut sebagai aparatur sipil negara (ASN) adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Selain bisa mengangkat status sosial seseorang, , menjadi PNS juga akan menjamin pendapatan sesorang dihari tua karena ada tunjangan bagi pensiunan PNS.

Berbagai macam fasilitas, gaji yang menggiurkan serta tunjangan-tunjangan selain tunjangan hari tua lain juga akan didapatkan oleh mereka yang diterima menjadi abdi negara sesuai dengan pangkat dan golongan-golongannya. Seperti kendaraan dinas, tunjangan kinerja, tunjangan anak istri, tunjangan hari raya serta ada pula tunjangan perjalanan dinas.

Baca juga: Ku Temui Tuhan Di Belakang Rumah Part 2

Dikutip dari situs cnbcindonesia.com, besaran gaji pokok PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2019, gaji pokok dengan golongan terendah tercatat sejumlah Rp. 1.560.800 hingga tertingg Rp. 5.901.200. Jumlah tersebut memang tidak besar, namun jika ditambah dengan tunjangan-tunjangan yang ada jumlah penghasilan yang didapat bisa mencapai puluhan juta.

Dari besarnya jumlah pendapatan yang didapatkan serta jaminan-jaminan yang ada, tentu ada tuntutan orang tua yang ingin anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih terjamin. Kemudian sang anak pun juga pasti berharap bisa membuat orang tuanya bangga. Apalagi ada istilah yang menyebutkan bahwa menjadi PNS adalah idaman para calon mertua.

Di beberapa kalangan masyarakat kita sendiri, apabila seseorang sudah mendapatkan status sebagai seorang PNS, maka status sosial dari orang tersebut otomatis akan meningkat. Terutama bagi mereka yang berada di perdesaan. Menjadi PNS adalah sesuatu yang sangat diimpikan dan apabila sudah tercapai, maka akan menjadi sebuah nilai plus dan sangat dibanggakan.

Ingin Menjadi PNS Agar Bisa Mengembangkan Potensi Diri

Terlepas dari segala iming-iming dan keuntungan yang ada, menjadi PNS juga dapat memberikan kesempatan bagi mereka yang berhasil untuk mengembangkan potensi diri. Hal ini bahkan sudah diatur dalam pasal 70 UU Nomor 5 Tahun 2014 yang menjelaskan bahwa setiap pegawai ASN/PNS memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi.

Dijelaskan dalam situs bkd.trenggalekkab.go.id, pengembangan potensi diri bagi PNS juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 bahwa Pengembangan kompetensi merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan kompetensi PNS dengan standar kompetensi jabatan dan rencana pengembangan karier, serta dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugasnya.

Dan yang perlu disadari bahwa menjadi PNS juga menjadi momen pembuktian dalam pengamalan ilmu yang didapatkan selama menjalani pendidikan di bangku kuliah. Karena dalam formasi CPNS yang tersedia membuka lowongan sesuai dengan latar belakang pendidikan terakhir si pelamar. Apalagi bagi fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan yang layak, pasti tertantang.

Ketika sudah menjadi seorang PNS nanti juga pasti akan terus bekerja keras untuk meningkatkan jenjang karir yang ada. Bagaimana nantinya semisal seorang PNS golongan Eselon 3 yang bermimpi untuk mencapai Eselon 1 untuk terus berusaha dengan maksimal untuk terus berkarir dan dapat dipercaya dalam menyelesaikan berbagai macam proyek yang tersedia.

Mengabdi Untuk Bangsa Dan Negara

Keuntungan menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) sebenarnya masih banyak yang belum dijelaskan dalam ulasan diatas. Namun harus disadari, selain menggapai beberapa impian yang disebutkan seperti jaminan hari tua dan momen mengembangkan potensi diri, menjadi seorang PNS juga harus diniatkan agar bisa mengabdi untuk bangsa dan negara.

Kalau berkaca dari kondisi birokrasi negara Indonesia hari ini, masih banyak sekali kekurangan dan kesenjangan yang terjadi antara aparatur pemerintah pusat dan daerah. Seperti contohnya proses birokrasi Indonesia yang berbelit-belit dan bahkan tidak jelas yang menyebabkan beberapa dampak yang biasa terjadi seperti pengurusan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) yang lama.

Masih banyak lagi sebenarnya dampak dari rendahnya kualitas birokrasi yang negara kita miliki, namun tugas kita sebagai generasi yang akan melanjutkan perjuangan dimasa depan adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas segala sesuatu yang sudah ada dan memperbaiki segala macam kekurangan yang terjadi.

Inilah yang harus diniatkan bagi para calon abdi negara yang sebentar lagi akan menghadapi seleksi CPNS, bukan hanya ingin meraih mimpi dan tujuan yang ingin digapain namun menjadikan impian tersebut sebagai momen untuk berikhtiar dalam membantu pembangunan bangsa Indonesia ini agar kedepannya bisa menjadi bangsa yang lebih maju lagi.

Penulis: Muhammad Ahsan Rasyid
(Alumni Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)