Menggenggam Erat Man Jadda Wajada Saat COVID 19

1012
Owner Wetan Empire

Siapa yang tak kenal Bandung? Bandung dengan segala keindahan pariwisatanya, baik wisata alam, suasana kota, bahkan kulinernya. Tidak lengkap rasanya kalau kita bicara Bandung, tapi melewatkan keistimewaan dari sisi industri kreatifnya. Bandung diakui salah satu kota penyumbang industri kreatif fashion hingga kuliner terbanyak di tanah air.

Salah satu industri kreatif yang paling kental di Bandung adalah industri sepatu homemade. Tepatnya di Cibaduyut, yang sudah sejak lama menjadi pemasok sepatu-sepatu homemade terbaik dari tanah air yang sudah menembus pasar ekspor mancanegara. Berikut hasil ngobrol santai tim redaksi Mading dengan Umar Jatnika, Manager Wetan Empire.

Amir Fauzi, seorang lulusan Pondok Modern Darussalam Gontor yang juga sarjana Hubungan Internasional di Universitas Padjadjaran, sejak 2013 hingga saat ini bergelut di bidang produksi sepatu handmade dengan nama WETAN Empire. Meskipun masih berstatus UMKM, produknya mampu terjual ribuan pasang per tahunnya di marketplace. Ini membuktikan bahwa, seorang santri bisa bergelut di bidang apapun, asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh, seperti kata-kata mutiara yang ia ingat sewaktu di Gontor, “Man jadda wajada; Barang siapa bersungguh-sungguh maka dapatlah ia”.

Tahun 2020 adalah tahun yang berat bagi semua lapisan masyarakat, dari pemimpin negara sampai rakyat biasa. Pandemi Covid-19 yang datang menyapa memaksa kita semua melakukan banyak penyesuaian yang diterapkan oleh stakeholder terkait, situasi tidak lagi normal dan bersahabat. Pengangguran meningkat pesat, UMKM banyak yang gulung tikar, karyawan-karyawan terkena PHK. Penjualan menurun drastis, termasuk juga penjualan sepatu. WETAN harus tetap bertahan, meski harus meliburkan beberapa karyawannya, WETAN harus tetap bergerak. Ditemani adiknya, Umar, Amir memilih untuk tetap berjuang.

Dengan bekal sewaktu aktif di Djakarta Creative School, Umar mencoba mengenalkan WETAN Empire melalui Social Media Instagram dengan akun @wetanempire. Karena ia meyakini bahwa dengan menghidupkan Instagram, orang akan semakin aware dengan WETAN Empire, sehingga membentuk sebuah komunitas yang selanjutnya akan menjadi customer bagi WETAN.

“Meskipun penjualan sedang turun drastis, kreatifitas harus tetap dijaga. Harus tetap berkarya”

Dokumentasi Pribadi

Begitu kata Umar sambil memperlihatkan foto masker yang terbuat dari bahan kulit karyanya.

Baik Amir ataupun Umar, berharap agar kondisi cepat pulih kembali, perekonomian di segala bidang membaik, masyarakat dapat menghirup udara segar kembali diluar rumah dengan tenang dan pastinya kebangkitan UMKM lokal Indonesia yang kini sedang berjuang menghadapi berbagai tantangan bisnis. Selain itu, keduanya pun berharap agar para santri yakin bahwa santri tidaklah melulu hanya bisa berkutat di bidang keagamaan, tapi di bidang apa saja, tentunya dengan catatan, dilakukan dengan sungguh-sungguh.

*hasil bincang santai dengan Umar Jatnika & Amir Fauzi, Santri Pemilik Wetan Empire.