Mengenal Berbagai Istilah Literasi Kitab Kuning Karya Ulama

198
Kuning
Sumber Foto Mmc.kalteng.go.id

Kitab Kuning adalah istilah untuk menyebut kitab-kitab klasik produk pemikiran karya para ulama terdahulu atau ulama salaf yang merupakan salah satu unsur utama dalam pendidikan dan pengajaran di pondok pesantren.

Disebut kitab kuning kemungkinan besar karena kertas kitab-kitab klasik pertama yang sampai di Nusantara dari Timur Tengah berwarna kekuning-kuningan. Kitab-kitab yang disebut kitab kuning ini berisi berbagai disiplin ilmu agama Islam, termasuk kitab yang berisi komentar (syarah), komentar atas kitab syarah (hasyiyah), taqrir, dan majmu’. Kitab-kitab kuning ditulis dalam aksara Arab tanpa harakat sehingga sering disebut juga dengan nama kitab gundul.

Baca juga: Pengembangan Sistem Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren.

Disebutkan dalam Mihrab Jurnal Pondok Pesantren PD Potren 2008. “Secara umum kitab kuning dipahami oleh beberapa kalangan sebagai kitab referensi keagamaan yang merupakan produk pemikiran para ulama pada masa lampau yang ditulis dengan format khas pra-modern, sebelum abad ke-17-an M.”

Berikut beberapa bentuk istilah literasi kitab kuning karya ulama:

Matan

Kitab matan adalah isi pokok, asal atau pertama dari suatu disiplin ilmu tertentu. Contohnya Kitab Taqrib karya Imam Abu Syuja’.

Kuning
Kitab Matan Taqrib

Syarah

Kitab syarah adalah pengembangan atau komentar atas Matan. Penjelasannya lebih deteil dan lebih rinci. Namun tidak keluar dari pembahasan yang sudah ditetapkan oleh kitab matan. Contoh, Kitab Fathul Qorib, karya Ibnu Qasim Al Ghozi. Kitab ini merupakan syarah dari kitab Taqrib.

kuning
Kitab Syarah Fathul Qorib

Hasyiyah

Kitab hasyiyah adalah kitab yang merupakan pengembangan dari kitab syarah. Penulisan kitab yang berbentuk Ta’liq (komentar) atau Mulahadzat (catatan) terhadap Kitab Syarah Contoh Kitab Hasyiyah Al Bajuri karya Ibrahim Bin Muhammad Bin Ahmad Al Bajuri merupakan kitab hasyiyah dari Kitab Syarah Ibnu Qasim Al Ghazi.

kuning
Kitab Hasyiyah Al Bajuri

Taqrir

Taqrir adalah penjelas, syarahnya hasyiyah. Kitab ini menunjukkan level urgensinya yang sangat tinggi karena mengkaji matan, syarah dan hasyiyah serta mengandung kritik, komentar dan penjelas hasyiyah Contoh Kitab Taudhihu Al Baijuri ‘Ala Syarhi Ibni Qasim Li Matni Abi Syuja karya ulama Al Azhar.

Majmu’

Kitab majmu’ adalah kitab yang menjadi kumpulan dari beberapa keterangan kitab sesuai dengan disiplin keilmuannya. Contoh kitab Jami’ud Durus karya Syaikh Mushtafa bin Muhammad Salim Al-Ghulayaini. Kitab ini merupakan kumpulan penjelasan yang diambil dari ratusan referensi kitab nahwu dan shorrof.

Kitab Kuning
Kitab Jami’ud Durus Al Arabiyah

Mukhtasor

Kitab Mukhtasor merupakan Ikhtisar, ringkasan atau intisari, kata ini sepadan dengan Khulashoh. Penulisan karya ini untuk menyusun suatu kitab dengan ringkas, sistematis dan tematis. Contoh kitab mukhtasor adalah kitab Muhkhtasor Ihya yang ditulis oleh Hujjatul Islam Al Imam Al Ghozali.

Kitab Kuning
Kitab Muhkhtasor Ihya

Ada beberapa kitab yang ditulis oleh ulama dalam bentuk syair (nadhom) demi mempermudah penghafalan. Untuk bisa membaca dan memahami kandungan kitab kuning, orang setidaknya harus menguasai ilmu tata bahasa Arab yaitu nahwu dan sharaf atau biasa disebut juga ilmu alat.

Demikian beberapa istilah literasi kitab kuning karya ulama dengan berbagai bentuk penulisan, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi semua pembaca, semoga bermanfaat dan sebagai penutup saya ucapkan terimakasih.

Penulis: Ami Hamdhan