Mengenal Beberapa Jenis Beasiswa Pemerintah Belanda

544
Photo by Pang Yuhao on Unsplash

Oleh: Dito Alif Pratama
(Alumnus Vrije Universiteit, Amsterdam dan Nuffic Neso Indonesia)

Siapa yang mau dapatkan beasiswa belajar di luar negeri?
Saya rasa hampir tidak ada orang yang bilang ‘tidak mau’ untuk menjawab pertanyaan tersebut. Apalagi kalau mendapatkan tawaran beasiswa full, yang semua komponenya difasilitasi oleh lembaga penyedia beasiswa. Bisa dibilang, mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri adalah dambaan banyak orang.

Namun, walaupun menjadi dambaan, tidak sedikit dari kita yang masih hanya sebatas ‘mengandai-andai’ saja, padahal untuk mendapatkan beasiswa tidaklah cukup hanya dengan sekedar ungkapan pengandaian. Kita mungkin sering kali mendengar seseorang berkata ‘Wah, enak ya dapat beasiswa kaya si anu, saya mau juga dong!, andai saya juga bisa dapet beasiswa seperti dia! Kalau saya dapat beasiswa, pasti orang tua saya senang!  Atau dalam bentuk kalimat pengandaian lainya.

Saya tidak menyalahkan sepenuhnya mereka yang masih terus mengandai-andai. Hanya saja ada satu hal yang juga ingin saya ingatkan dan juga jangan dilupakan, bahwa mengandai-andai saja tidaklah cukup. Harus ada ikhtiar nyata untuk mewujudkan apa-apa yang menjadi ‘pengandaian’ kita selama ini.

Mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri memang bukanlah hal yang mudah, tetapi juga bukan hal yang tidak mungkin untuk kita capai. Kunci terpentingnya adalah dengan memaksimalkan usaha dan doa untuk meraihnya. Menurut saya, diantara salah satu hal penting yang juga harus dilakukan adalah dengan mengenal ragam dan jenis beasiswa yang ditawarkan oleh lembaga penyedia beasiswa. Ini sangat penting karena setiap lembaga penyedia beasiswa akan punya ketentuan persyaratan dan mekanisme penilaian dalam proses penerimaan atau seleksi kandidat yang berbeda-beda, juga pastinya jadwal deadline pendaftaran yang tidak sama.

Melalui tulisan singkat ini, saya mencatat beberapa program beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah Belanda bagi masyarakat Indonesia yang ingin belajar di negeri kincir angin, baik yang berupa beasiswa penuh (fully funded) maupun beasiswa sebagian (parsial). Berikut catatanya:

  1. Beasiswa StuNed (Studeren in Nederland)

Beasiswa StuNed ini merupakan salah satu program beasiswa yang banyak diminati pelajar Indonesia, khususnya mereka yang mau melanjutkan studi S2. Salah satu alasanya adalah fasilitas beasiswa full (fully funded) yang meliputi biaya tike pesawat terbang PP, biaya hidup, biaya kuliah, asuransi, serta fasilitas penunjang pendidikan sebelum keberangkatan ke Belanda (fasilitas pendukung studi).

Secara umum, program Beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-Belanda dalam bidang pendidikan dengan membantu pembangunan Indonesia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesianya.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelajar yang diberikan kesempatan beasiswa ini adalah mereka yang menekuni salah satu bidang studi/penelitian yang masuk dalam skala prioritas program ini, seperti Kewirausahaan berkelanjutan- ekonomis sirkular ( Sustainable entrepreneurship-circular economy), keamanan dan penegakan hukum (security and rule of law), Agro-Pangan dan Hortikultura (Agro-Food and Horticulture), dan Pengelolaan Air (Water Management).

Pembukaan pendaftaran beasiswa ini biasanya dimulai di sekitar bulan Desember dan Januari di tiap tahun-nya dan tutup di sekitar bulan Maret dan April.  Informasi lebih lengkap bisa dilihat di sini

  1. Beasiswa Orange Knowledge Program (OKP)

Beasiswa ini merupakan project terbaru yang launching di tahun 2017 dan didanai langsung oleh Kementrian Luar Negeri Belanda. Program ini bertujuan untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan inklusif melalui upaya percepatan pembangunan kapasitas, pengetahuan dan kualitas individu dan organisasi. Program ini dilaksanakan di hampir 54 negara di dunia, salah satunya Indonesia.

Untuk Indonesia, bidang kajian yang menjadi prioritas project ini adalah keamanan dan penegakan hukum, keamanan pangan dan nutrisi, dan pengelolaan air dengan program beasiswa (Kerjasama) yang ditawarkan, antara lain: 1. Kerjasama institusi 2. Tailor-Made-Training (TMT), dan 3. Beasiswa Individu (Program S2 dan Short course). Namun, per Juni 2020, program OKP tidak lagi menyediakan fasilitas program beasiswa Individu (S2 dan short course) untuk Indonesia, tetapi hanya program program yang bersifat kerjasama institusi. Informasi lebih lengkapnya bisa dibaca di sini

  1. Beasiswa Orange Tulip Scholarship (OTS)

Berbeda dengan fasilitas beasiswa StuNed dan OKP, beasiswa OTS ini adalah beasiswa parsial (Sebagian) yang diberikan oleh beberapa institusi perguruan tinggi Belanda. Dan, tidak semua Universitas di Belanda mempunya skema beasiswa ini.

Skema yang diberikan beasiswa ini biasanya berupa potongan biaya kuliah (tuition fee waiver) sejumlah 30% – 70% dari biaya kuliah normal. Bahkan ada beberapa program yang juga menyediakan hingga 100 %, tergantung program dan Universitas yang dituju. Dengan kata lain, manfaat nominal beasiswa yang ditawarkan masing-masing universitas yang mempunyai program OTS ini adalah berbeda-beda.

Deadline pendaftaran dan penutupan beasiswa ini pun berbeda-beda. Umumnya, pembukaan beasiswa ini adalah di bulan November dan Desember di tiap tahunya, dan akan tutup di rentang bulan April – Mei. Perlu juga dicatat, bahwa tiap Universitas penyedia beasiswa ini mempunyai deadline penutupan pendaftaran beasiswa yang berbeda-beda.

Info lebih lengkap bisa dilihat di sini

  1. Beasiswa Holland Scholarship

Beasiswa ini adalah beasiswa parsial, sama seperti beasiswa OTS. Beasiswa ini dibiayai oleh Kementerian Pendidikan, Budaya, dan Ilmu Pengetahuan Belanda bekerjasama dengan perguruan tinggi riset dan terapan di negeri tersebut, dan diberikan kepada pelajar internasional di luar area ekonomi Eropa (EEA) yang hendak menempuh studi jenjang S1 dan S2 di Belanda.

Beasiswa Holland scholarship ini bernilai 5000 euro dan akan diberikan di tahun pertama kuliah saja. Sisa biaya kuliah dan hidup di tahun berikutnya dipenuhi dengan dana pribadi maupun digabung dengan dana beasiswa parsial lainya. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa ini bisa dilihat di sini

Selain empat informasi beasiswa diatas, terdapat sejumlah beasiswa yang dikelola oleh beberapa perguruan tinggi Belanda, seperti: Amsterdam Excellence Scholarship (AES), Amsterdam Merit Scholarship, Tilburg University Center Scholarship, Excellence Scholarship Erasmus University, Radboud Scholarship Program (RSP), TU Eindhoven Scholarship program, Utrecht Excellence scholarship, VU Fellowship program, The Twente scholarship (UTS). Program beasiswa ini dikelola langsung oleh masing-masing Universitas, dan mempunya kriteria seleksi, benefit beasiswa juga deadline pendaftaran yang berbeda-beda. Informasi lebih lengkap tentang beasiswa tersebut bisa dilihat di website masing-masing Universitas, atau melalui situs www.grantfinder.nl

Bagi yang hendak melanjutkan karir menjadi peneliti atau dengan bersekolah S3 (PhD) atau Post-doctoral di Belanda, informasi aktualnya bisa diakses di laman academic transfer di https://www.academictransfer.com/en/

Oleh karena kriteria dan persyaratan yang ditawarkan masing-masing program beasiswa ini berbeda-beda, sudah menjadi tugas kita yang sedang berjuang mendapatkan ‘beasiswa idaman’ tersebut dengan mempelajari semua kriteria dan persyaratan beasiswa dengan sebaik mungkin. Semoga kita semua diberikan kemudahan dan kelancaran untuk mendapatkan beasiswa idaman untuk belajar di luar negeri.