Kembangkan Kompetensi Diri Melalui Youth Camp

356
Photo by Danny Avila on Unsplash
ilustrasi/Photo by Danny Avila on Unsplash

Oleh: Yudi Septiawan

(Dosen STISIPOL Pahlawan 12 Bangka)

Beberapa pembaca setia Mading mungkin pernah mengikuti kegiatan-kegiatan kepemudaan seperti Interfaith Camp, Student Camp, Youth Camp (YC), dan sejenisnya. Kegiatan-kegiatan tersebut memang serupa, hanya sedikit berbeda dari segi konten program saja. Kegiatan  YC, misalnya, tentu berbeda dengan sebuah konferensi. YC biasanya bersifat semi formal dan fleksibel. Selain itu, YC juga lebih ramah dompet untuk para pesertanya.

Setiap orang yang pernah berpartisipasi dalam kegiatan YC pasti memiliki pengalaman dan cerita unik masing-masing yang tak terlupakan. Sama halnya dengan penulis. Sejak 2008, penulis sudah merasakan sekitar 20 kegiatan YC dan sejenisnya dengan sensasi, pengalaman, ilmu dan orang-orang yang berbeda.

Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu magnet dalam sebuah YC. Nah, dalam tulisan kali ini, penulis akan menceritakan apa saja untungnya mengikuti kegiatan kepemudaan seperti YC.

1. Pengembangan diri

Hal ini menjadi keniscayaan karena sebuah YC memberikan ruang bagi peserta untuk mengekspresikan dan mengeksplorasikan diri masing-masing. Dari yang tadinya pemalu, pendiam, tertutup, menjadi seseorang yang berani, lantang dan percaya diri ketika berkomunikasi di depan umum.

2.Menebar jaringan pertemanan

Peserta dalam sebuah YC biasanya berasal dari berbagai kampus, daerah, bahkan negara. Hal ini tentu menjadi aji mumpung bagi peserta untuk berkenalan satu dengan yang lainnya. Mulai dari tukar kontak, akun media sosial, hingga menjalin pertemanan erat. Tak jarang, bahkan ada yang bertemu jodohnya di kegiatan seperti YC ini.

3.Mengasah kemampuan bersosialisasi

Dalam sebuah YC, tentu ada sesi-sesi dimana peserta dituntut untuk bisa mempresentasikan hasil rembukan dengan kelompok masing-masing, atau dikenal dengan istilah Open Space. Sesi inilah yang kemudian menjadi salah satu wadah bagi peserta untuk belajar berkompromi, bernegosisasi, bertukar pikiran, hingga bersosialisasi dengan teman-teman secara verbal.

Hal ini sangat berguna ketika peserta terjun langsung ke masyarakat karena terjun ke masyarakat mutlak harus memiliki kemampuan bersosialisasi dan bernegosiasi yang apik dan ciamik.

4.Mempelajari budaya daerah lain

Hal lain yang tak kalah menarik dalam mengikuti sebuah YC adalah peserta bisa mempelajari budaya dan kearifan lokal dari daerah lain. Biasanya, sebuah kegiatan YC selalu menyelipkan satu sesi khusus, seperti Cultural Night. Itu adalah momen bagi para peserta untuk unjuk kebolehan dalam mempresentasikan dan menampilkan hal-hal unik dari daerah masing-masing. Dari yang tadinya tidak tahu, menjadi kenal dan tertarik.

Bagi yang bukan seorang seniman, mungkin YC adalah salah satu momen yang tepat untuk mengekspresikan seni yang dimiliki, seperti menari, bernyanyi, hingga presentasi budaya.

5.Berkesempatan untuk terlibat aktif dalam organisasi dan kegiatan lainnya.

Biasanya, setelah YC berakhir, panitia kegiatan selalu mem-follow up­ para peserta untuk kemudian dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya, baik sebagai panitia kegiatan, maupun pembicara. Poin terakhir ini tentu memberikan dampak positif yang luar biasa untuk rekam jejak berorganisasi.

Tak sedikit peserta yang ikut kegiatan YC sebelumnya, bertemu dengan peserta baru di YC selanjutnya yang berlatar belakang organisasi berbeda, dan di masa depan dapat bahu membahu dalam sebuah bingkai kerjasama. Contohnya, penulis dengan salah satu dewan yang ada di Mading.

Masih banyak manfaat peserta dalam mengikuti kegiatan kepemudaan seperti YC yang tidak bisa ditulis dalam tulisan singkat ini. Bagi para pemuda dan pelajar, tunggu apalagi. Penulis sekarang sudah merasakan dampak positif dari mengikuti berbagai macam kegiatan YC di masa lampau, baik di dalam maupun di luar negeri.

Memiliki banyak jaringan pertemanan, terhubung dengan organisasi-organisasi lain, memiliki kepercayaan diri yang tinggi, dan lainnya. Banyak sekali hal-hal detil yang sulit diungkapkan dengan kata-kata, namun tetap membekas di ingatan dan akan tetap menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan.

Pemuda dan pelajar wajib membekali diri dengan kegiatan-kegiatan yang positif, yang bisa melatih kepercayaan diri dan mengembangkan jiwa kepemimpinan. Bangsa ini kedepan bukan hanya membutuhkan sosok yang cerdas, namun juga membutuhkan sosok yang harus pandai membaca situasi, berjiwa pemimpin yang tinggi dan memahami urgensi negeri.

Kegiatan YC merupakan salah satu kegiatan yang bisa memfasilitasi itu. Selagi muda, selagi ada waktu, tidak ada salahnya mencoba dan menempa. Semoga kedepan, setelah covid-19 mereda, akan banyak kegiatan kepemudaan seperti YC ini kembali mengemuka untuk  kemudian menjadi wadah bagi para pelajar dan pemuda agar bisa menempa diri menjadi lebih terbuka dan berdaya.