Instagram: Paket Komplit Personal Branding

119
Instagram: Paket Komplit Personal Branding
Photo by Georgia de Lotz on Unsplash

Personal branding adalah upaya sadar dan disengaja untuk menciptakan dan memengaruhi persepsi publik tentang seseorang dengan memposisikan mereka sebagai otoritas di dalam industri, meningkatkan kredibilitas, dan membedakan diri dari persaingan untuk pada akhirnya memajukan karier, meningkatkan lingkaran pengaruh, dan memberi dampak yang lebih besar.Dalam bahasa yang lebih sederhana dan singkat, personal branding adalah sesuatu yang membuat kita berbeda dari orang lain di dalam industri yang sama.

Personal Branding menjadi salah satu life hack yang rasanya perlu dimiliki oleh seluruh kalangan, utamanya generasi milenial yang sedang berada di fase survive dan mencari jati diri dalam kehidupan. Personal branding memang sangat penting dalam segala bidang.

Sebelum itu, penting juga bagi kita untuk mengenal lebih jauh kelemahan dan kelebihan diri sendiri sehingga kita bisa menemukan keunikan dalam diri sendiri yang menjadi modal utama dalam strategi personal branding.

Personal Branding adalah bagaimana cara kita mempromosikan diri sendiri. Personal branding juga boleh dibilang sebuah proses membangun reputasi online yang dihasilkan dari kombinasi skill, pengalaman, dan kepribadian yang ingin kita tampilkan di media sosial.

Baca juga: Karir: Keyakinan Hidup atau Kemauan Orang Tua

Meningkatkanya kepopuleran media sosial membuat kita lebih mudah untuk melakukan personal branding dengan membuat konten yang menarik di Instagram. Instagram masih menjadi salah satu media sosial yang paling populer dan memiliki pengguna yang tersebar di seluruh dunia.

Hal ini dibuktikan dengan Instagram dapat dikatakan sudah sangat mengakomodasi segala kebutuhan para penggunanya lewat berbagai fitur yang disediakan. Baik dalam hal konten sebagai primer ataupun hal lainnya seperti bisnis dan edukasi.

Selebgram atau Influencer, begitu sebutan bagi mereka yang bisa dikatakan mempunyai personal branding di Instagram. Ketika menjadi seorang Selebgram atau Influencer yang memang sudah memiliki banyak pengikut (followers) di akunnya, tentu apapun konten yang dipublikasikan pasti akan menjadi konsumsi publik atau khalayak luas.

Pada siklus ini, ada banyak peluang yang dilihat dari berbagai sudut pandang, contohnya dalam sudut pandang komersial dan marketing, banyak produsen/penyedia jasa atau barang (e-commerce) yang mempromosikannya sebagai taktik bisnis yang dilakukan produsen, agar produknya laris dibeli konsumen.

Dari fakta diatas, bisa disimpulkan bahwa Instagram menjadi salah satu platform unggulan untuk membangun personal branding. Tapi tentunya tidak asal, perlu strategi khusus untuk mengelola instragram. Berikut adalah beberapa tips membangun personal branding di Instagram:

  1. Mempunyai Tujuan yang Jelas. Untuk menciptakan personal branding, kita harus paham secara detail apa tujuan kita, apakah kita ingin dikenal sebagai selebgram dalam bidang tertentu, menaikkan traffic website, atau menawarkan jasa dan barang. Dengan memikirikan tujuan dari personal brandingyang ingin diciptakan, maka akan lebih mudah untuk mrerencanakan pembuatan konten Instagram yang cocok.
  2. Menentukan Target Audiens. Target audiens juga harus ditentukan misalnya dari usia, gendersampai dengan geografis. Dengan menetapkan target audiens, kita pun dapat membuat konten Instagram yang sesuai dengan preferensi mereka sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk menjadi penikmat konten-konten kita.
  3. Poin ini adalah kunci untuk membuat personal brandingdi Instagram bisa berjalan dengan sukses. Tidak hanya konsisten saat melakukan posting saja, tapi konsistensi di sini juga mencakup hal-hal lain seperti gaya bahasa saat menulis caption hingga isi dari konten Instagram itu sendiri. Selain itu, konsisten berinteraksi dengan para followers juga sangat diperlukan agar mereka memiliki ‘ikatan’ bahwa kita adalah nyata bukan sekadar akun digital.

Tidak ada hal besar yang terjadi secara instan, begitu pula dalam membangun personal branding. Untuk membangun personal branding akan membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Dalam perjalanan membangun personal branding pun akan mengalami fase naik dan turun, dan akan menemukan konten mana yang berhasil dan yang tidak. Selalu lakukan uji coba, trial and error, dan analisis mana yang perlu dipertahankan dan dievaluasi.

Penulis: M. Hilmy Daffa Fadhilah
(Mahasiswa PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)