Dunia Kerja Milenial

407
Ilustrasi/Photo by Visual Tag Mx

Kerja-Main-Liburan-Kerja-Shopping.

Kerja adalah suatu hal yang lumrah dilakukan oleh orang yang sudah menamatkan jenjang pendidikannya, baik itu Master, Sarjana, Diploma, atau bahkan di bawah itu. Bekerja adalah salah satu pintu untuk mendapatkan rezeki yang bisa menunjang kehidupan baik primer, sekunder, maupun tertier, tapi kok banyak yang keliatannya kerja namun tidak serius ya?

Pada dasarnya ada beragam jenis pekerjaan yang sekarang ini baru bermunculan, bahkan dulu terpikir pun tidak. Orang tua zaman dahulu kebanyakan memang mendukung anak-anaknya ke jenis pekerjaan yang pasti dan terukur serta terlihat, misalnya: dokter, polisi, guru, insinyur, dan sejenisnya, lalu apa salahnya? Tidak ada. Hanya zaman saat ini anak-anak millennial banyak yang ingin mewujudkan jati dirinya sendiri ditambah munculnya banyak jenis pekerjaan yang tidak monoton bekerja sana, namun ada yang konsepnya bekerja sambil bermain, bekerja sambil traveling, bekerja sambil shopping, belum kebayang? Mari kita lihat contohnya pelan-pelan yuk!

TREND BEKERJA ALA ANAK AHENSI

Banyak diantara generasi muda saat ini ingin bekerja tapi ingin tetap bebas, bebas mengatur waktu kerja, bebas memilik tempat kerja, bebas ingin bekerja sambil melakukan kegiatan kesenangan lainnya dengan tetap bertanggung jawab akan deadline. Jenis-jenis pekerjaan seperti ini seperti yang ada di kalangan agency atau yang suka disebut sebagai AHENSI.

Sistem kerja ahensi adalah saat brief atau detail sebuah pekerjaan datang dari divisi Account (permintaan bisa dari klien atau inisiasi dari tim internal), lalu didiskusikan bersama dan kemudian pembagian tugas untuk masing-masing divisi: kreatif, strategis, desain, konten dan copywriting yang diatur oleh divisi project management. Kebanyakan dari pekerjaan jenis ini mendahulukan kreativitas dan deadline yang tepat dengan tetap mengedepankan work hard-play hard. Dunia kerja seperti ini cocok sekali untuk usia generasi milenial awal dan akhir yang mencari kebebasan, bersedia berjuang lebih, mencari kesenangan dalam bekerja dan bekerja sesuai passion.

KERJA TAPI JALAN-JALAN

Apakah ada dunia kerja yang bisa jalan-jalan? Tentunya ada. Kebanyakan bisnis masa kita berintegrasi dengan digital, semua hal bisa diakses lewat digital platform atau media sosial termasuk informasi tempat wisata yang jauh bahkan yang belum pernah dikunjungi oleh orang biasa melalui vlog travel atau content travel yang banyak bisa dilihat baik berupa informasi foto atau konten berbayar dari travel agent atau hotel atau portal berita khusus traveling. Pekerjaan yang berhubungan dengan jalan-jalan ini adalah content creator, video editor, photographer, dan banyak jenisnya yang memiliki unsur konten informasi.

Banyak milenial saat ini yang tertarik masuk ke dunia bisnis traveling baik yang partai besar maupun kecil karena hal tersebut sebelumnya, bisa menghasilkan uang, hati senang. Bahkan pada masa pandemi saat ini pun traveling masih tetap menjanjikan walau kapalnya sedang goyang akibat pembatasan yang ditetapkan berlandaskan kesehatan. Tapi, para milenial muda yang sudah terlanjut terjun di dunia traveling ini tidak kehilangan akal, demi me-maintain target audiensnya di ranah media sosial mereka menciptakan konten-konten baru dari konten-konten lama yang dikawinkan dengan ilmu kreatif dan desain sehingga menggungah orang banyak untuk memasukkan list liburan atau traveling sedari sekarang.

KERJA IYA, BELANJA IYA JUGA

Kok-kok bisa? Ya tentunya ada jenis pekerjaan bahkan banyak yang unik dan tidak ada dahulu atau dahulu dianggap negatif tetapi sekarang sangat menjanjikan menghasilkan uang. Pernah kenal kata JASTIP? Jasa titip? Saat ini banyak marketplace dan online shop yang menerapkan hal tersebut untuk membangun sebuat toko online yang aktif menjajakan barang-barang luar negeri atau pre-order untuk dijual kembali di toko online mereka dengan harga yang disesuaikan tentunya.

Keuntungan pekerjaan ini adalah untuk para wanita yang “doyan” belanja namun kadang menyesal setelahnya. Jenis pekerjaan ini perlu ilmu IT yang jeli untuk menyeleksi dan mencari lokasi barang yang diminati atau yang dititipi dan ilmu komunikasi negosiasi untuk mendapatkan harga yang semurah-murahnya untuk dijual dengan lebih tinggi. Pekerjaan jenis ini tidak secara umum terlihat namun jika dilihat di beberapa perusahaan online shop atau marketplace sangatlah banyak biasanya bagian market analyst atau analisis pasar.

Keuntungan menjalani pekerjaan jenis ini adalah kita bisa sewaktu-waktu dengan mudah mendapatkan barang yang kita inginkan juga dan membelinya bersama pesanan orang lain dengan tanpa mengeluarkan biaya transportasi atau pengantaran karena bisa dibebankan kepada pembeli lainnya.

Intinya banyak jenis pekerjaan baru yang muncul dan dunia kerja “zaman now” sangatlah beragam, mulai dari creative design, content creator, music creator, games developer, analis, fashion stylish dan jenis pekerjaan lain yang dasarnya adalah dunia digital yang menjulang tinggi bahkan bisa dianggap mengalahkan stereotipe pekerjaan yang bagus itu adalah dokter dan insiyur. Kembali lagi semuanya adalah lah praktikal dan perlu didalami dengan soft-skills yang mungkin harus dicari sendiri oleh para pelajar yang hendak memasuki dunia kerja bahkan hal ini sudah bisa dimulai dari bangku Sekolah Dasar.

Berbicara masalah soft-skills di tulisan berikutnya saya akan membahas kemampuan tambahan yang secara tren dan sudut pandang pribadi, terlihat diperlukan untuk para pencari kerja masa kini. Jadi, nantikan tulisan saya berikutannya Hanya di website https://mading.id/.

Hasnah Lilhasnah Social Media Savvy serta aktif di gerakan literasi digital bagi pelajar dan santri.