Cara Lebaran Asyik Tanpa Mudik

440
Photo by S&B Vonlanthen on Unsplash
Photo by S&B Vonlanthen on Unsplash

Oleh:Lutfi Humaidi

(Doktor Ilmu Penyuluhan Pembangunan IPB, ASN Balitbang Kementerian Pertanian, Asisten KPAI 2010-2017)

Setiap akhir bulan Ramadan bagi perantauan tak bisa dipisahkan dari mudik ke kampung halaman. Biasanya para perantau berbondong-bondong memadati tempat-tempat transportasi dari mulai terminal, pelabuhan, stasiun, sampai bandara. Kota-kota besar seperti Jakarta biasanya mendadak sepi ditinggal penghuninya.

Mudik menjadi satu hal yang paling ditunggu-tunggu para perantau. Selain momen pelepas rindu bertemu dengan keluarga di kampung halaman. Mudik juga kerap dimaknai sebagai momen merefresh diri dari rutinitas di rantauan.

Lebaran Idulfitri biasanya dijadikan ajang silaturahim dengan fashion, makanan dan minuman yang sedikit elegan. Momen Idulfitri juga dijadikan umat islam sebagai hari berkumpulnya sanak keluarga. Hari dimana semua orang saling berjabat tangan, tersungkur didepan kedua orangtua untuk meminta dan memohon maaf. Kita semua tentunya setiap tahun menunggu momen mudik ke kampung halaman seperti ini bukan?

Kita yang belum beruntung mudik tahun ini, karena adanya pandemi Covid-19 dan dikhawatirkan adanya penyebarannya semakin meluas Sebagai anak rantau tentu saja tidak mudah menjalani lebaran tanpa kumpul dengan keluarga di kampung halaman. Kewajiban anda bukan hanya pulang kampung untuk sungkem atau bersilaturahim dengan keluarga khususnya dengan orang tua, melainkan juga memastikan dirinya tak menjadi carrier (pembawa) virus korona bagi keluarganya.

Lebih baik lebaran tahun ini kita tetap stay (bertahan) di perantauan dulu, kan kita enggak tahu juga kalau kita pulang kampung kita membawa virus korona atau nggak. Jadi. Untuk kebaikan semuanya, sebaiknya enggak pulang kampung dulu. Sebagai solusi merefresh diri dan menghilangkan kegalauan karena tidak bisa mudik, kita dapat lakukan beberapa hal sebagai berikut:

Pertama,menjalankan sholat Idulfitri. Bagi zona hijau yang diizinkan oleh pemerintah menjalankan sholat Idulfitri baik di masjid, musala, surau, tanah lapang, harus tetap mengikuti protokol kesehatan untuk pencegahan covid19. Namun anjuran lebih baik melaksanakan di rumah, insyaallah tidak mengurangi kualitas ibadah kita. Berjamaah dengan keluarga dapat meningkatkan kekompakan dan semangat bersama-sama melalui ujian ini.

Kedua,bila kita masih punya ayah dan ibu, menelpon rumah jelas satu-satunya cara mengekspresikan kerinduan. Obat rindu akan rumah paling mujarab adalah dengan mendengar suara ibu. Ya, itulah hal yang sedikit bisa mendistraksi kegalauan dan kesepianmu menjalani lebaran di rantauan. Lebih lengkap lagi kita bisa memanfaatkan video call untuk melihat rupa ibu, ayah, kakak, adik dan saudara-saudaramu lainnya saat mereka sedang berkumpul di rumah atau yang sedang tenar saat ini menggunakan aplikasi meeting yang dapat menghadirkan banyak orang. Jika kedua orang tua kita sudah meninggal, berkirim doa akan mengurangi rindu kita.

Ketiga,berkunjung ke Tetangga Rumah. Kalau tetangga kita ada di rumah dan berkenan di kunjungi, kita bisa berlebaran ke rumahnya. Berkunjung sekaligus bersilaturahmi ke rumah tetangga kita dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Keempat,berkunjung ke Rumah Teman sesama Perantauan. Kalau kita punya teman dekat yang rumahnya masih dapat dijangkau, kita bisa berlebaran ke rumahnya. Berkunjung sekaligus bersilaturahmi ke rumah teman kita dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan lupa hubungi temanmu terlebih dahulu sebelum berkunjung, untuk memastikan keberadaan dan kesediaanya.

Kelima,hadirkan Masakan Khas Lebaran Seperti di Kampung Halaman. Lebaran biasanya identik dengan lontong opor, gulai ayam, rendang, maupun sayur pepaya. sebagai hidangan santap pagi. Kerinduan akan kampung halaman dan suasana lebaran mungkin dapat kita siasati dengan mencari atau membuat makanan khas tersebut. Semakin bertambah lezat saat disantap bareng keluarga.

Hal lain yang tentu kita bisa lakukan di rumah adalah bermain dengan keluarga inti.  Saya dan istri biasanya senang sekali dengan tanaman hidroponik, sehingga untuk menghilangkan kejenuhan kita bisa memainkan aktifitas tersebut.  Kegiatan lain yang bisa kita lakukan di rumah adalah ‘beres-beres’ rumah dan mendekor ulang interior dalam rumah.  Selain kegiatan ini positif, kegiatan yang dilakukan di dalam rumah juga bisa menjadikan hubungan yang akrab antar anggota keluarga. Itu cara alternatif asyik untuk menikmati lebaran tanpa mudik.