Tabula Rasa

Kiriman berupa naskah sastra: puisi, cerpen atau prosa.

Sajakku Untukmu

Kau hebat, kasih. Hanya dengan sebutan namamu saja, membuat hatiku berdesir begitu hebat. Hanya dengan suaramu saja, membuat jiwaku bergetar begitu kuat. Hanya dengan munculnya bayangmu sebentar...

Kisah Cinta: “Nih, si Doel Anak Betawi Asli”

Oleh: Hyang Ismalya Mihardja Kisah Cinta: “Nih, si Doel Anak Betawi Asli” Prolog Ternyata bener deh tebakan temen-temenku, khususnya Bli Nengah Sagita, yang pernah bilang, “Jangan-jangan setelah...

Mantan

satu hati yang pernah terpatri dalam hati. bersama pernah mengarungi bahtera kebersamaan. dan jatuh serta putus dalam kata perpisahan. kata perkata pernah saling diucapkan. entah janji atau hanya...

Tak Jua Beranjak

Entah sudah berjuta kata Beribu kalimat beratus paragraf Tersusun mengabarkan kasih sayang-Nya Tapi engkau tak jua beranjak Entah sudah berkeping kaset Beribu eposede berlayar-layar film Diskenariokan untuk kelembutan dan damai-Nya Tapi...

Membekas

Masih adakah jalan cerita dibalik semua masalah yang telah kamu perbuat. Sering kamu buat janji-janji seakan kamu bisa menepati. Ingat, aku bukan orang yang...

DIRIKU YANG LAIN

Perjalan menuju tempat baru, meninggalkan kota Bandung yang dipenuhi kenangan manis. Palingku ingat waktu makan seblak dengan pedas gila, ayah dan ibu hanya tertawa...

Kisah Umar bin Khattab dan Gadis Penjual Susu

Oleh: Siti Rohimah, S.S.I (Seorang penggiat literasi dan pemerhati Isu-isu Perempuan) Khalifah Umar bin Khatthab Radhiallahu ‘Anhu (RA) memiliki kegemaran ronda malam sendirian untuk melihat langsung...

Pagiku dan Kenikmatan-Mu

kutuliskan senyuman pagi dalam secercah kertas harapan. memantau setiap jiwa yang bergegas mencari anugerah pemberian tuhan. imajinasi ku terbangun sudah. beranjak pergi menulusuri jengkal demi jengkal kekuatan...

Sebungkus Mie Instan Adalah Jawabannya

Sore itu, Panji sedang berhadap-hadapan dengan laptopnya. dia sedang adu tatap siapa yang paling kuat di antara mereka, tapi akhirnya panji menyerah. Panji pun...

Terselip Angan – Puisi

Remang-remang dalam kegelapan senja Angin menari-nari di atas mega Menembus dinding tak berdaya Merangkai akan bayang-bayang semu Bersatu dalam untaian nafasku Dalam seiring waktu Kucari setitik warna kehidupan Tuk mengukir indahnya...