Tabula Rasa

Kiriman berupa naskah sastra: puisi, cerpen atau prosa.

Penantian Kabar Si Anak Nelayan

“Yowis dek, yang penting kamu jaga kesehatan, ojo males makan, kalau ada apa apa kabari mas, doain semoga urusan disini lancar, Bancakan (panen: bahasa...

Hening

Kamu tau, apa yang paling menggelisahkan sayang? Saat Hening pecah dimana-mana, kosong. Kau disana dan aku disini, Lantas bagaimana dengan kita? Jarak tak dekat Rindu melekat Resah kian mengikat Kerena...

Segaris Waktu

Ini sudah kali kedua dan aku masih rindu. Rasanya masih sama. Resah... Sebab, kini kita sulit untuk berbahasa. Oleh segaris waktu semarang - jakarta. Memisahkan dan menakutkan. Lalu, kamu kemana?...

Harapan Rosa untuk Ayah

Namaku Rosa, beberapa bulan ke depan umurku 21 tahun. Aku putri sulung dari empat bersaudara, semua adikku adalah perempuan. Kehidupanku biasa saja, tidak ada...

Kisah Helm Merah Muda Hadiah dari Kamu

Jujur aku bukanlah tipe orang yang suka diperhatikan. Alih-alih menebar pesona, aku lebih suka berlindung di balik layar kaca. Begitulah kiranya. Seperti saat ini. Semenjak...

Membekas

Masih adakah jalan cerita dibalik semua masalah yang telah kamu perbuat. Sering kamu buat janji-janji seakan kamu bisa menepati. Ingat, aku bukan orang yang...

Sajak Air Najwa Jamila

SUNGAI HIJAU angin dingin mengalir di sela daun-daun suplir kecemasan yang bergetah sekalian seteru bertemu memburu dan menyaru sungai hijau sungai hijau ah! perjalanan di sela-sela kaki tawar menawar antara angan dan ingin SUNGAI JINGGA sampai...

TUBIR UMUR

  cermin blabur bayangan lamur lama umur tuan tua kau jari waktu menjengkau terasa desau angin lewat kasau waktu memintas getas siapa gerangan gerak angan berseteru kisah gelisah dalam kelambu kelam berdebu aku terbaca di layar kaca ada...

KABUT LAUT

mancis menyulut titik kobar adalah ingatan hutan terbakar hutan atau gedung dprd yang diganyang massa? ah itu cerita datang bersama buruh nelayan senantiasa ditipu peraturan kabar berkelindan tak jua hilang siapa berdendang siapa...

Pagiku dan Kenikmatan-Mu

kutuliskan senyuman pagi dalam secercah kertas harapan. memantau setiap jiwa yang bergegas mencari anugerah pemberian tuhan. imajinasi ku terbangun sudah. beranjak pergi menulusuri jengkal demi jengkal kekuatan...